Senin, 03 September 2012

PUISI KENANGAN


Puisi ini kami dedikasikan buat ustadz-ustadzah yang selama ini selalu memberi yang terbaik buat kami

         PUISI KENANGAN


Kuurai Kenangan dalam ingatan
Saat raga tak lagi bersama
Saat langkah tak lagi seirama
dan tawa tak lagi bersuara
Semua menjadi nyata, ada di depan mata
Kasihku menumpuk, Rinduku  menggunung
Bersamamu adalah yang terindah
Senyum, tawa, amarah, menjadi tinta warna
Yang menggores lembar demi lembar
Cerita Perjalanan anak 

Kumencintaimu dengan ketulusan
Mengingatmu dengan kebaikan
Merindukanmu dengan kebahagiaan
Mengenangmu dalam setiap langkahku
Dalam detak dan denyut nadi kehidupanku
Mengalir seiring desiran darah
Mengalun sejalan hembusan nafas
Melantun sebatas symponi cintaku

Kau ada di saat ku membutuhkanmu
Kau hadir ketika jiwa ini kerontang
Kau menjelma dalam helaan nafasku
Mengingatkanku akan arti mahabbah yang sejati
Akan Cinta yang tak mengenal budi
Kasih yang tiada mengharap pamrih
Akan sayang yang tak akan pernah lekang










Saat kau uraikan tanganmu
Saat kau tuntun kami
dan saat kau bimbing kami
tiada nampak rasa lelah atau kecewamu
senyum yang kau urai
memberi warna ceria dan harum semerbak
ucapanmu yang lembut memberi ketenangan
menembus ujung-ujung pintu hati yang selama ini tak terbuka